Fungsi Plafon:
- Estetika:Plafon dapat meningkatkan nilai estetika ruangan dengan berbagai desain dan material yang digunakan.
- Fungsional:
- Melindungi ruangan dari panas, dingin, dan kebisingan yang berasal dari atap.
- Menutupi struktur atap, kabel, pipa, dan instalasi lainnya yang kurang sedap dipandang.
- Mencegah masuknya debu, kotoran, dan hewan kecil dari atap.
- Menjadi tempat pemasangan lampu, kipas angin, dan peralatan lainnya.
- Membantu mengatur suhu ruangan dan meningkatkan kualitas udara.
Jenis-Jenis Plafon:
- Plafon Gypsum: Populer karena mudah di bentuk dan di cat, serta memiliki sifat akustik yang baik.
- Plafon PVC: Tahan air dan mudah di bersihkan, cocok untuk area lembab seperti kamar mandi.
- Plafon Kayu: Memberikan kesan alami dan hangat, namun membutuhkan perawatan ekstra.
- Plafon Metal: Tahan lama dan mudah perawatannya, cocok untuk gaya modern.
- Plafon Akustik: Di rancang untuk meredam suara, cocok untuk studio musik atau ruang rapat.
Sejarah Plafon:
- Plafon telah ada sejak zaman dahulu dan mengalami perkembangan desain yang pesat.
- Pada zaman Yunani Kuno, plafon tidak terlalu menonjol, sedangkan pada zaman Romawi, plafon kaya akan relief dan lukisan.
- Di zaman Renaisans, desain plafon semakin berkembang dan menjadi lebih beragam.
- Dalam arsitektur modern, terdapat dua jenis plafon: drop ceiling (struktural) dan plafon terbuka (estetis
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4273036480356117"
crossorigin="anonymous"></script>